|
|
Pada hari sabtu tanggal 12 September 2008 yang baru lalu, sebuah perjalanan untuk sebuah amanah di lakukan.
Saya bersama Om Ian mendapat amanah dari sahabat-sahabat komunitas ini (pintunetter.com) dan beberapa rekan juga dari sebuah komunitas di Facebook.com untuk menyampaikan bantuan berupa sembako untuk korban bencana Gempa Bumi yang pada saat itu kami khususkan di daerah Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dimana salah satu keluarga dari korban adalah dari rakan Komunitas Pintunetter.com ini yaitu Saudara Jing Shu.
Perjalanan dimulai pukul 10.30 agak molor dari rencana semula yaitu pukul 09.00, karena keadaan Bandung yang macet, membuat perjalanan Om Ian dari rumah ke tempat kami berjanji bertemu agak terhambat. Saya sendiri melakukan perjalanan dari mulai Cikarang.
Ingin cepat sampai tujuan ternyata tidak semudah apa yang di pikirkan, sepanjang jalan Kopo macetnya bukan main, mobil merayap. Padahal perjalanan masih cukup jauh dan terutama kami belum pernah melakukan perjalanan ke arah sana. Al-Hasil kami kesasar cukup jauh. Karena jalan yang kami lalui ternyata ke tempat wisata Kawah putih yang berada di daerah malabar, yang berarti kita berada di arah barat dari tempat yang akan kita tuju. Untung Om Ian menghubungi Kang Jing Shu, kalau tidak mungkin kami semua akan berbuka puasa di tempat Wisata Kawah Putih atau malahan sampai ke Situ Patenggang.
Dua jam perjalanan hanya sia-sia, kami kembali ke arah semula yaitu ke Soreang. Setelah istirahat sejenak dan shalat Zuhur di Masjid Agung Soreang, kemudian kami lanjutkan perjalanan menuju arah yang benar sesuai petunjuk dari Kang Jing Shu dan orang daerah setempat. Sekitar pukul 14.00 kami tiba di Pangalengan dan selanjutnya kami di jemput oleh Kang Jing Shu untuk menuju lokasi.
Ternyata lokasi bencana tersebar, bukan hanya di daerah tempat tinggalnya Kang Jing Shu, tapi sepanjang perjalanan memasuki Kota Pangalengan, di sisi jalan banyak sekali tenda-tenda darurat bahkan posko-posko bantuan pun dimana-mana. Begitu juga di daerah tempat tinggal Kang Jing Shu, rumah-rumah hancur tersebar sangat memilukan. Hanya uluran tangan dari para dermawan saja yang sangat diharapkan untuk kondisi itu. Rumah mereka harus segera di bangun. Agar mereka dapat kembali hidup seperti sediakala.
Singkat cerita, setelah foto-foto rumah yang hancur dan berdialog dengan para korban, lalu kami serahkan amanah dari rekan2 sekalian kepada perwakilan dari mereka, untuk sekedar meringankan beban mereka walaupun memang yang kami berikan adalah hanya sekedarnya saja….
Semoga apa yang kita berikan dapat berguna, meski bukan untuk bertahan hidup selamanya, tetapi minimal dapat untuk bertahan hidup beberapa hari sampai bantuan yang benar-benar bantuan, benar-benar datang ke hadapan mereka…..
“Sabar saudara-saudaraku, mungkin Allah punya rencana lain, kenapa harus kalian yang tertimpa cobaan ini….”
Tak lupa kami haturkan banyak terimakasih atas sumbangan yang di berikan oleh rekan-rekan pintunetter.com atau yang lainnya. Semoga Allah akan membalas dengan yang lebih lagi, agar kita dapat kembali memberikan sumbangsih kepada yang membutuhkannya, Amin…amin….ya Robbal Alamin…..
Foto Uploaded by Admin:




Facebook
Twitter
Digg
Del.icio.us
Yahoo
Technorati
Newsvine
Googlize this
ada ko video camnya yg dibb gw, cuma YMnya ...
